RSS
Facebook
Twitter
Kaskus

Senin, 06 Mei 2013

Pendakian Singkat Edisi Tumpuk cemoro

Pos Satu
weekend dirumah aja? mana seru..
paling enak kalau jalan-jalan yang suasannya sejuk, tenang, sepi kayak misalnya sawah, danau, perbukitan, pegunungan dll
Nah kali ini Kenyot baal ngomongin tentang gunung Tumpok Cemoro yang lokasinya ada di pegungungan Wilis Kediri, Nah ada apa di sana? yuk kita ulas..

Di Pegunungan Wilis ada beberapa gunung di antaranya ya Tumok Cemoro itu, Tumpok Cemoro memiliki ketinggian 1618 mdpl dengan jalur yang susah karena jarang di lewati untuk kepuncak. Perjalanan di mulai gazebo di ketinggian 1289 mdpl sebelum tempat parkir pariwisata dolo, dari gazebo kami (kenyot dan Kemenyek) menuju jalan setapak melewati punggungan antara gunung tumpok tembelang dan tumpok cemoro, ±40 menit dari gazebo kami beristirahan di tempat agak luas cocok untuk camp dan tempat itu dinamakan Pos satu (Kata anak MAHASPALA sih gitu) setelah istirahat beberapa manit perjalanan di mulai lagi dengan jalur yang sulit dilihat, nah disinilah letak tantangan itu, vegetasi pohon berduri yang rapat dan terjalnya jalur di tambah jarangnya pendaki yang melewati jalur ini membuat perjalanan mulai melelahkan. lepas dari pohon berduri kami menemui ilalang yang tingginya sekepala *setdah

jalur menuju puncak

Terlihat beberapa daun cemara di sela-sela ilalang tanda puncak sudah semakin dekat, kami percepat langkah kami agar cepat sampai dan istirahat :p. Nyampek puncak buru-buru kita buat bivak sederhana dari ponco yang kami bawa, istirahat sejenak menikmati sedikit bekal di dalam gerahnya bivak sambil nunggu kabut yang nggak ilang-ilang. beberapa jam nunggu kabut nggak ilang-ilang bosen pun muncul, cari kegiatan kami berkeliling di sekitar puncak dan foto-foto pastinya *Plakk
nah ini beberapa hasilnya


















Liat jam tangan kayaknya waktu udah mepet dari pada ngecamp dengan modal seadanya akhirnya kita putusin buat turun, kita lewatin jalur yang kita lewatin waktu naek tadi sampai pos satu dan dari pos satu kita turun lewat punggungan langsung menuju tempat wisata air terjun dolo, perjalanan nggk semudah waktu naek karena jalur ini terkenal akan pacet yang tiba-tiba nongol di kaki. baru beberapa langkah pacet pun nempel di kaki kemenyek, seperti biasanya menyek pun teriak-teriak nggk karuan *wkwkwkwkw dan akhirnya kami lari-lari tunggang langgang g jelas karena ulah binatang avertebrata ini. Beberapa menit menuruni punggungan  warung-warung di parkiran dolo mulai terlihat terlihat senyum manis kami berdua :), jalan terjal tak jadi so'al karena keinginan lepas dari pacel lebih kuat. Setelah sampai di mushola wisata kami membersihkan diri dan membuang sampah yang kami pakai dan kami temukan di atas gunung kami mampir di warung kopi milik warga setempat. perut terisi energi pulih waktunya kita pulang kerumah dan berharap akan kembali ke wilis dengan tantangan selanjutnya.
Terimakasih wilis atas pelajaran dari beberapa pendakian yang pernah kami lewati. see u next time
Bye...

1 komentar:

Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources